Sahabat pena

Sahabat pena.

Dulu, waktu saya masih SD, saya pernah membaca istilah ini. (Kalau tidak salah dari majalah Bobo. Ya Tuhan, berkahilah para redaktur majalah Bobo atas pengetahuan yang mereka beri pada kami generasi 90-an ini.)

Sahabat pena. Sejak saya memasuki dunia SMP hingga sekarang berstatus pengangguran alumni SMA ini, saya benar-benar tak pernah mendengar lagi istilah “sahabat pena”. Persis ketika saya mulai mengenal Friendster dan Facebook pada masa itu, dan saat saya mulai mengenal WordPress waktu kelas 4 SD dulu.

Saya sendiri tidak pernah memiliki sahabat pena, tidak pernah berkirim surat sebelumnya. Saya lebih dahulu mengenal GMail versi beta (yang dulu invitation-only dan undangannya saya dapat dari mahasiswi yang PKL di kantor ayah). Saya lebih dahulu mengirim surat elektronik daripada surat yang ditulistangan sendiri.

Makanya, ketika adik kelas saya di SMA, Yume, mengirimkan ide berikut ini di grup salah satu komunitas penulis, saya langsung excited untuk mengikutsertakan diri …

Lanjutkan membaca

Fiction Competition di Gomu-gomu no Matsuri IV: Neko Matsuri

Beberapa waktu lalu, saya diminta oleh panitia Gomu-gomu no Matsuri IV: Neko Matsuri untuk jadi juri di Fiction Competition mereka. Gomu-gomu no Matsuri sendiri adalah event tahunannya ekstrakurikuler Ni Nihon-go no Kurabu di SMA Negeri 2 Bandung.

Kompetisinya sederhana: buatlah sebuah cerpen dengan tema matsuri (festival) atau neko (kucing). Dengan persyaratan yang sederhana, akhirnya ada enam orang yang menyelesaikan naskahnya dari delapan orang yang mendaftarkan diri. Penjuriannya sendiri enjoyable bagi saya dan merupakan pengalaman pertama saya menjadi juri di kompetisi terbuka :-)

Lanjutkan membaca

Definition of friend

This is me, and I like being who I am. I know it is important to build a large network, but only in certain conditions.

Most people only see what I chose them to see from me. I have only few friends in my life, but they do are best friend.

For me, it’s not about how wide, but how deep the connection is.

Hasna Aulia Jibriela Fathaddin
peserta Olimpiade Sains Nasional 2013 bidang Biologi
dari sebuah percakapan singkat di pagi hari. Published with permission.

Teach something you know best

Teach something you know best.

So many of questions on Quora about Indonesia that runs on the same vein of “how should Indonesia develop” tend to gravitate towards an answer that proclaims: “Fix our education system!”.

So let’s fix it.

Who’s to say we learn our most valuable skills in school? Teach someone a skill you know best. I’d be happy to teach someone how to use the internet for research effectively and how to assess reliability of data and having the discernment to sniff for false information. It’s probably an ordinary skill to some of you but it would be useful for someone out there. It is very useful for Indonesia as the level of data quality released by survey centers and some public bodies are really quite apalling.

What would you teach?

Nida Khafiyya
digital editor at SekolahSG.com
from her answer on Quora: As a common citizen, what can we do to change Indonesia?

LCC 4 Pilar MPR-RI (format baru)

Prolognya… dua tahun terakhir (2012 dan 2013) sekolah kami ikut seleksi tingkat kota untuk Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara-nya MPR-RI (programnya pak almarhum Taufiq Kiemas). Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut itu masuk ke tahap provinsi (walaupun belum berhasil tembus ke tingkat Nasional dan selalu gugur di penyisihan).

Nah, di antara dua tahun itu, ada perubahan format lomba antara tahun 2012 dengan tahun 2013 dan seterusnya. Apa sih perubahan formatnya?

Lanjutkan membaca

Halo, dunia. Saya kembali lagi.

Halo, dunia. Saya kembali lagi.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba beli domain .ID melalui PANDI. Thanks because of it sekarang saya pakai handle saifulwebid hampir di seluruh jejaring sosial dan identitas maya saya.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba beli web hosting dari yang berkapasitas super kecil, tiba-tiba dapat rezeki lebih dan beli kapasitas super besar, sampai akhirnya pindah lagi, pindah lagi, pindah lagi ke tempat yang sekarang.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba untuk ngulik WordPress dan PHP.

saiful.web.id dulu pernah ada, direset lagi, direset lagi. Sampai sekarang.

Mudah-mudahan, tidak seperti itu lagi.

Mudah-mudahan, meskipun jarang ditulisi, saiful.web.id tidak akan direset lagi.

Halo, dunia. Saya kembali lagi.

Saiful's little notebook