Membuat Garis Lurus di PowerDesigner

Di semester 4 ini salah satu mata kuliah yang saya pelajari adalah Analisis dan Perancangan Perangkat Lunak 1 (APPL-1). Pada mata kuliah ini, kami menggunakan software PowerDesigner untuk membuat use case diagram dan kawan-kawannya.

Salah satu masalah yang muncul adalah ketika membuat asosiasi dari actor ke use case, garis yang muncul tidak bisa lurus. Bentuknya garis patah-patah, seperti ini:

Padahal, notasi yang umum digunakan, garis asosiasi dari actor ke use case itu wujudnya berupa garis lurus.

Bukan hanya satu-dua orang yang mencoba, tapi kami sekelas mencoba meluruskan garis bengkok ini sulitnya minta ampun. (Lain halnya kalau “membengkokkan garis lurus” yang kami pelajari di mata kuliah Aljabar Linear. Lebih mudah itu.)

Ternyata, setelah mencari-cari di search engine agak dalam, ketemulah thread ini. Di sana ada statement seperti ini:

What line mode have you selected? There are a number of different modes. […] First is the jagged line (lightening bolt). This mode is all straight lines with elbows. No attempt is made to keep the lines horizontal or vertical.

Membaca statement itu saya mendapat feeling bahwa ini adalah jawaban yang saya (dan kawan-kawan) cari. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya garis bengkok itu berhasil diluruskan.

Caranya ternyata mudah: gunakan mode Corners “jagged line/lightning bolt” pada format asosiasi yang dibentuk.

Lengkapnya seperti ini:

Pertama, klik kanan pada garis asosiasi. Pilih menu Format.

Pada window “Symbol Format” yang muncul, pada tab “Line Style”, pilih opsi pertama (bergambar jagged line atau seperti garis kilat) pada pilihan “Corners”.

Selanjutnya, tekan tombol Ctrl di keyboard, lalu klik kiri pada sudut yang ingin dihilangkan.

Voila!

Garis yang bengkok sudah bisa diluruskan. Dengan cara yang sama, kita bisa “membengkokkan” garis lurus dengan menambah sudut-sudut lain pada garis yang ada.

Semoga bermanfaat. (Khususnya untuk saya sendiri — hal-hal begini, kalau tidak dicatat di suatu tempat, pasti akan mudah terlupakan.)

Comments

comments powered by Disqus