Halo, dunia. Saya kembali lagi.

Halo, dunia. Saya kembali lagi.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba beli domain .ID melalui PANDI. Thanks because of it, sekarang saya pakai nickname saifulwebid hampir di seluruh jejaring sosial dan identitas maya saya.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba beli web hosting dari yang berkapasitas super kecil, tiba-tiba dapat rezeki lebih dan beli kapasitas super besar, sampai akhirnya pindah lagi, pindah lagi, pindah lagi ke tempat yang sekarang.

saiful.web.id dulu hanya eksperimen, coba-coba untuk ngulik WordPress dan PHP.

saiful.web.id dulu pernah ada, di-reset lagi, di-reset lagi. Sampai sekarang.

Mudah-mudahan, tidak seperti itu lagi.

Mudah-mudahan, meskipun jarang ditulisi, saiful.web.id tidak akan di-reset lagi.


Halo, dunia. Saya kembali lagi.

Pertama Kali Bermain Kasti…

Tapi kali ini berbeda. Guru saya mengenalkan saya pada suatu olahraga baru yang belum pernah saya kenal. Kasti.

Setidaknya, saya bukanlah satu-satunya yang tidak tahu tentang cara bermain kasti. Ada beberapa orang di kelas saya yang juga sama-sama tidak tahu, tapi akhirnya saya orang yang paling lambat mengerti tentang permainan ini. Dan, oh, saya melakukan kesalahan fatal saat menjadi pemukul bola.

Dan inilah ceritanya, bagi Anda yang ingin tahu.

Lanjutkan membaca Pertama Kali Bermain Kasti…

Membuat Form Dinamis

Form dinamis yang saya maksud di atas adalah, form yang bisa menambah jumlah field yang ia miliki, tergantung permintaan dari user. Form ini akan menambah fieldnya menggunakan JavaScript, yang hasilnya: no-refresh needed! 😊

Langsung saja:

<script type="text/JavaScript">
function add_new_field() {
     document.getElementById("fields").innerHTML =
          document.getElementById("fields").innerHTML +
          document.getElementById("additionalfield").innerHTML;
}
</script>

<form id="formkita">
     <div id="fields">
          <input type="text" name="data[]" />
     </div>
     <div id="additionalfield" style="display: none;">
          <input type="text" name="data[]" />
     </div>
     <a href="javascript:add_new_field();">Tambah Field</a>
</form>

(Apakah ada cara lebih baik untuk menambahkan string tambahan pada suatu variabel di JavaScript? Di PHP, ini bisa dilakukan dengan mudah dengan $variabel .= $tambahan yang hasilnya sama dengan $variabel = $variabel . $tambahan.)

3 Tahun #JalurPantura @saifulwebid

Warning: Ini tulisan mungkin bisa dibilang sedikit narsis. Kalau Anda tidak suka tulisan narsis, segera tutup tulisan ini.

Follower setia saya pasti tahu hashtag #JalurPantura. Terutama bagi yang sering on-lineTwitter dan suka nulis-nulis singkat di sana. Dan mereka akan berkata, “mulai lagi deh, kebiasaan @saifulwebid”…

(Sebelum ini mulai terjadi kesalahpahaman, saya tekankan bahwa #JalurPantura bukanlah diawali oleh saya. #JalurPantura yang akan saya sebut selanjutnya pada tulisan ini adalah #JalurPantura yang berada di bawah account Twitter saya.)

Asal mula #JalurPantura sebenarnya hanyalah iseng belaka. Kelas 7 SMP saya baru berkenalan dengan yang namanya Twitter. Saat itulah saya mulai mengenal hashtag, termasuk #sawityowit, di mana orang-orang akan mulai menulis tweet-tweet lucu di waktu sahur.

Perjalanan mudik saya tahun 2008 sangatlah membosankan saat di perjalanan. Duduk-diam-baca-peta-buka-Facebook, hanya itulah yang saya lakukan di kursi samping pengemudi. Lalu saya menyalakan handphone, mengakses Facebook dan mulai berceloteh di sana.

Terbesitlah sebuah pikiran. “Kenapa tidak memposting keadaan mudik saja, ya?”

Lanjutkan membaca 3 Tahun #JalurPantura @saifulwebid

Arti “Minal ‘Aidin wal Faizin” Bukanlah “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

Hari ini Twitter ramai dengan tweeps yang mengucapkan permohonan maaf-nya kepada sesama. Kebanyakan dari mereka mengucapkan, “Minal ‘aidin wal faizin…”


Sering kita baca ucapan, “Selamat hari raya Idul Fitri, taqabbalallahu minnaa wa minkum, minal ‘aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin” menjelang atau saat hari raya Idul Fitri. Ada dua bahasa Arab yang terdapat pada ucapan tadi, yaitu pada kalimat kedua dan ketiga.

Banyak orang juga hanya mengucapkan minal ‘aidzin wal faidzin untuk meminta maaf. Benarkah artinya demikian?

Lanjutkan membaca Arti “Minal ‘Aidin wal Faizin” Bukanlah “Mohon Maaf Lahir dan Batin”

Halo Dunia: Subdomain Baru, Homepage Baru

Halo, dunia! Selamat datang di blog saya, di subdomain baru: http://muhammad.saiful.web.id/. (Finally, address blognya mulai cocok sama nama saya).

Mudah-mudahan setelah ini tidak ada reformat-reformat lagi. Capek juga, dan menghabiskan bandwidth.

Sambil menunggu saya membuat tampilan untuk blog ini, saya sementara menggunakan Thesis terlebih dahulu. (Tebak ini asli atau bajakan.) Thesis sangat keren, dan saya ingin hal yang sama juga bisa didapat di tampilan yang akan datang. (Atau mungkin saya akan pakai Thesis selamanya? Only God knows.)

Lalu, untuk apa saiful.web.id-nya?

Dia akan menjadi situs portofolio saya. Well, saya sedang berusaha membangun brand di bidang WordPress theme designer, dan semoga saja Allah swt. memberikan kelancaran dan berkahNya. Amiin.

So, update your bookmarks now! I’m here!

Hello World

Hello world!

Selama beberapa hari saya tidak mengisi blog ini. Mempertimbangkan beberapa hal, terbesit di dalam pikiran saya, apakah saya akan mengganti hosting yang saya gunakan. Persoalannya, hosting ini kurang reliable. (So, saya tidak akan menyebut nama hosting-nya).

Anyway, kalaupun pindah, saya tinggal migrasi. Akhirnya, nulis deh.

Selamat menikmati rumah baru, dan tampilan baru. Semoga betah.

Internet Cepat. Kapan?

Senin, 21 Juni kemarin Telkomsel menggelar uji coba teknologi LTE pertama di Indonesia, menggandeng kerja sama riset dengan ITB, UI, dan IT-Telkom.

Katanya sih, kecepatan akses dari LTE ini sendiri bisa mencapai angka 172 Mbps. Sementara, LTE Advance bisa mencapai angka 300 Mbps, 600 Mbps, bahkan 1 Gbps, dengan teknologi Multi Carrier dan MIMO 4×4-nya.

Dan, baca pernyataan Tifatul Sembiring sebagai Menkominfo saat uji coba LTE Telkomsel waktu itu.

Lanjutkan membaca Internet Cepat. Kapan?

Blogger atau WordPress?

Seperti apa Anda di dunia nyata, itu menentukan platform blogging apa yang cocok untuk Anda, berdasarkan keunikan, kelebihan, dan kelemahan masing-masing.

Ada Blogger — ada WordPress. Blogger, platform blogging besutan Pyra Labs yang kemudian diakusisi oleh Google, menjadi platform blogging pertama yang dicoba oleh kebanyakan blogger. Sementara WordPress, anak perusahaan Automattic mempunyai dua versi, own-host dan hosted. Mana yang cocok untuk Anda?


Karakteristik Anda menentukan platform blogging Anda yang cocok untuk Anda.

  • Bila Anda suka pada kemudahan, gunakan Blogger. Ia terintegrasi dengan Google Accounts, dan sudah dilengkapi dengan Picasa Web Album tanpa batas kapasitas.
  • Bila Anda suka pada hal-hal elegan, gunakan WordPress. Ia memiliki komunitas yang sangat loyal, fitur-fitur baru selalu ditambahkan hampir setiap bulan. Versi hosted-nya sudah integrasi dengan Facebook dan handphone, dan Anda dapat dengan mudah menambahkan fitur itu di self-host versionnya.
  • Bila Anda programmer web, gunakan WordPress self-host. Ia memudahkan Anda merancang tampilan sendiri, mengcustomize loop sendiri.
  • Bila Anda suka kecepatan, gunakan Blogger. Karena fiturnya lebih sedikit, control panelnya lebih cepat diakses.
  • Bila Anda suka gratisan dan orang yang ekspresif, gunakan Blogger. Fitur gratisnya sudah mencakup penggantian template, dan bahkan Anda dapat mengganti kode-kode HTML-nya.
  • Bila Anda suka gratisan dan orang yang professional, baku, gunakan WordPress hosted. Fitur gratisnya cukup untuk memulai blog yang professional, dan tambahan biaya membuat Anda dapat memiliki domain .com sendiri.
  • Bila Anda seorang pekerja TI, gunakan WordPress self-host. Ia tidak tergantung pada server orang, dan memungkinkan Anda mengatur sendiri segala sesuatunya: kecepatan prosesor, disk space, dan lain-lain.
  • Bila Anda menyukai stabilitas, gunakan WordPress hosted. Servernya tersebar di datacenter-datacenter besar di dunia, dan setiap server menyimpan mirror dari blog Anda. WordPress juga selalu mengujicoba fitur terbaru sebelum diluncurkan.
  • Bila Anda penyuka fitur baru, gunakan Blogger. Ia punya Blogger Draft, di mana orang-orang dapat mencoba fitur-fitur baru sebelum diluncurkan dengan baik. Tentu, ada kemungkinan error.
  • Bila Anda suka tampilan blog saya, gunakan WordPress self-host! Blogger dapat membuat tampilan seperti ini, tapi butuh waktu lama untuk mengcustomize loopnya yang kaku.
  • Bila Anda bingung, mulailah dengan Blogger! Ia sangat memadai untuk Anda yang bingung ingin memakai apa. HTMLnya bisa dicustomize, terintegrasi dengan Google, dan ringan diakses. Bila Anda ingin pindah ke WordPress, di sana sudah disediakan program untuk memindahkan gambar-gambar dan tulisan Anda ke WordPress.

Selamat blogging!